PENTINGNYA PANGAN HEWANI






Lebih dari 90 % masalah gangguan kesehatan, selalu ada kaitannya dengan makanan yang masuk ke dalam tubuh (asupan makanan). Oleh karena itu, menjaga asupan makanan yang dikonsumsi sangatlah penting. Makanan bermutu dan layak dikonsumsi menjadi prioritas utama. Syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi makanan terebut yaitu :
-     Keanekaragaman jenis pangan
-     Keseimbangan gizi
-     Keamanan pangan

Dari sekian banyak bahan pangan yang ada, beberapa kelompok jenis pangan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara seimbang yaitu :
-        Padi – padian
-        Umbi – umbian
-        Pangan hewani
-        Minyak dan lemak
-        Biji / buah berminyak
-        Kacang – kacangan
-        Gula
-        Sayur
-        Buah
-        Minuman
-        Bumbu – bumbuan

Diantara beberapa kelompok pangan tersebut, produk pangan hewani merupakan salah satu bahan pangan yang penting. Produk pangan ini umumnya berupa daging, susu, telur dan ikan yang sangat kaya akan protein. Protein mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Berikut akan dibahas satu per satu produk pangan hewani tersebut.

1.    Daging
Sebagian besar pangan hewani yang dikonsumsi adalah daging. Untuk mendapatkan daging yang bermutu, pengadaan daging harus melalui tahap – tahap perlakuan :
-       Memeriksa kesehatan hewan
-       Pemotongan / penyembelihan hewan
-       Pelayuan (aging)
-       Pemotongan karkas
-       Pengambilan daging

Bila daging akan disimpan selama beberapa hari maka harus segera didinginkan sampai suhu dibawah 4°C. Akan tetapi bila akan disimpan dalam waktu yang lebih lama maka daging harus segera dibekukan pada suhu - 18°C sampai – 23,5°C.

2.    Ikan
Protein ikan memiliki nilai gizi yang tinggi, mudah dicerna serta lengkap jenis dan jumlah asam – asam amino yang terkandung didalamnya. Kandungan lemak ikan bervariasi antara 1 – 25 %.

Minyak dan lemak ikan sebagian besa terdiri dari asam – asam tidak jenuh. Kadar protein ikan sekitar 20 %. Mineral ikan sebesar 1,5 % dan sebagian ikan mengandung iodium yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Daging ikan mempunyai susunan struktur daging yang sangat halus, sehingga ikan sangat cepat menjadi rusak. Dengan diolesi atau direndam dalam ekstrak bawang putih,  ikan bisa tahan sampai 6 jam.

3.    Susu

Susu merupakan suatu campuran yang kompleks terdiri dari lemak, karbohidrat, protein dan banyak senyawa organik lainnya. Serat garam – garam inorganik yang terlarut atau terdispersi di dalam air. Susu segar mempunyai suhu penyimpanan terbaik 0 - 1 °C, sedangkan susu kental pada suhu 1 – 4,5°C. Dibawah suhu penyimpanan tersebut akan berakibat emulsi susu akan pecah sehingga lemaknya terpisah, atau terjadi denaturasi protein susu yang menyebabkan penggumpalan.

4.    Telur
Telur merupakan salah satu bahan pangan yang paling bergizi dan dikatakan pula sebagai bahan pangan yang sempurna. Karena telur mengandung zat – zat gizi yang dibutuhkan seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang cukup. Disamping itu, protein telur merupakan protein yang bermutu tinggi dan memiliki susunan asam amino esensial yang lengkap sehingga protein telur sering dijadikan sebagai patokan dalam menentukan mutu protein dari berbagai bahan pangan lainnya.

Telur ayam mengandung 11% kulit, 31% kuning telur dan 50% padatan yang terdiri dari 1/3 bagian protei dan 2/3 bagian lemak. Putih telur juga mengandung choline yang sangat penting untuk fungsi otak dan kesehatan. Satu buah kuning telur mengandung lebih dari 25% kebutuhan choline setiap hari.

Demikian pembahasan tentang pangan hewani. Ayo kita tingkatkan konsumsi pangan hewani yang kaya nutrisi.

   Oleh :    Zuni Fitriyantini, S.TP.
Dari berbagai sumber.

KWT DAHLIA

Merupakan kelompok wanita tani berlokasi di Dukuh Kebonwaru, Desa Pujut, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, yang berkomitmen untuk memanfaatkan tanah pekarangan di sekitar rumah mereka sebagai lahan pertanian.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar Anda!